
Penulis : Muhammad bin Hamid Abdul Wahab
Penerbit : Darul Haq
Ukuran : 14,5 x 20,5 cm
Berat : 300 gram
61 Kisah Pengantar Tidur
Banyak cara untuk mendapatkan hikmah, salah satunya dengan mempelajari kisah-kisah umat-umat terdahulu. Dalam al-Qur`an Allah q berfirman, dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (Surat Hud:120). Sebagai orang beriman, seharusnya kita mempercayai, mempelajari, dan mengambil ibrah dari kisah-kisah tersebut. Allah q telah menjamin keterjagaan al-Qur`an.
Banyak cara untuk mendapatkan hikmah, salah satunya dengan mempelajari kisah-kisah umat-umat terdahulu. Dalam al-Qur`an Allah q berfirman, dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (Surat Hud:120). Sebagai orang beriman, seharusnya kita mempercayai, mempelajari, dan mengambil ibrah dari kisah-kisah tersebut. Allah q telah menjamin keterjagaan al-Qur`an.
Tapi sangat disayangkan, kisah-kisah
batil, kisah-kisah yang penuh kesyirikan dan tahayul merebak di
tengah-tengah masyarakat. Kisah itu ditampilkan dalam majalah, tabloid
dan televisi, yang bernuansa pembodohan terhadap umat. Mereka membodohi
dan menipu masyarakat dengan kisah-kisah dusta. Tiada lain tujuan mereka
hanya untuk mendapatkan uang dengan cara cepat dan gampang. Didorong
oleh keprihatinan terhadap merebaknya kisah-kisah dusta yang penuh
kesyirikan tersebut, maka kami ceritakan kisah-kisah penambah keimanan.
Kisah-kisah yang diriwayatkan oleh Nabi
dan para sahabatnya yang tertuang dalam hadits-hadits shahih. Meliputi
kisah-kisah mengenai para Nabi, sahabat Rasulullah dan umat-umat
terdahulu. Allah telah memuji mereka dan mengampuni dosa-dosa mereka.
Sebagian dari mereka telah dijamin masuk surga. Hal itu menunjukkan
kejujuran, keikhlasan, dan ketinggian derajat mereka di sisi Allah .
Masihkah kita mau mendengarkan cerita-cerita dusta dan meninggalkan cerita-cerita yang terdapat dalam al-Qur’an dan hadits.
