
Penulis : Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
Penerbit : Darul Haq
Ukuran : 12,5 x 17,5 cm
Berat : 200 gram
Kaum sufi melihat agama Islam dari sisi
esensinya sebagaimana yang mereka klaim dan tidak terpaku pada syariat
yang bersifat amal zahir, apalagi akhlak dan adab Rasulullah semata.
Mereka mengklaim lebih tinggi maqamnya daripada para ulama, ahli ibadah dan orang-orang shalih. Mereka mengaku bahwa melalui mukasyafah,
mereka mendapatkan petunjuk langsung dari Allah, tanpa melalui
perantara, sehingga merekalah yang paling dekat kepada Allah, bahkan
sampai pada taraf Wahdah al-Wujud.
Mereka beribadah kepada Allah dengan
cinta sejati, bukan pamrih untuk mendapat surga atau takut azab neraka.
Benarkah kedudukan mereka lebih tinggi? Benarkah mereka pada puncak
ma’rifatullah? Benarkah cinta mereka paling sejati? Benarkah perilaku
dan tata cara ibadah mereka? Berbagai pertanyaan inilah yang dijawab
secara tuntas oleh Syaikh Muhammad Jamil Zainu dalam buku ini. Penulis,
yang merupakan mantan pengikut tarekat, mengkaji dan membandingkan 24
ajaran sufi dalam kitab-kitab mereka dengan al-Qur`an dan as-Sunnah.
Pandangan dan doktrin kaum sufi dikutip langsung dari buku mereka, seperti:
Ibnu Arabi (w. 638 H) dari buku Fushush al-Hikam,
asy-Sya’rani (w. 973 H) dari buku ath-Thabaqat al-Kubra,
Muhammad bin Sulaiman al-Jazuli (w. 870 H) dari buku Dala`il al-Khairat,
Ibnu al-Faridh (w. 632 H) tentang Wahdah al-Wujud dari Qashidah at-Ta`iyah,
dan Muhammad bin Sa’id al-Bushiri (w. 697 H) dalam Qashidah al-Burdah.
Inilah kelebihan buku ini, informasi datanya bersumber 